Go to content Go to footer

V For Vendetta 13 comments

Tuesday, 21 March 2006

v for vendetta
Category : Full pack action shocking thriller
Rating : 6/5
fullfullfullfullfullfull
IMDB : 8.2/10
Metacritic : 62

Black. Knife. Amazing kung-fu style.

Science fiction? Not really since you won’t find flying cars and sophisticated computers just like we found in The Island.

I enjoy its lines word by word as pouring quotes from Shakespeare and Faust (to name a few) is used in very perfect moments and situations. Beautiful and straightforward.

Beneath this mask there is more than flesh. There is an idea, Mr. Creedy, and ideas are bulletproof.

V said that after he got about half dozen of elite forces from old government tyrant shooting at him with machine guns.

Crash 8 comments

Monday, 6 February 2006

crash
Category : Drama
Rating : 4/5
fullfullfullfullfull
IMDB : 8.4/10
Metacritic : 69

Life is not a roller coaster. Life is chain. One thing leads to another. A small detail in one person’s life, cause a big wave in other.

Crash is about ‘wave’. The wave of strong human emotions. We found righteous guy, the very next day he turns into a monster. Situated in special circumstances, something evil turns into divine.

Land Of the Dead 12 comments

Tuesday, 25 October 2005

crash
Category : Horror
Rating : 4/5
fullfullfullfullfull

Sudah lama saya tidak menonton film yang menggigit seperti ini.

Ini tentang zombie. The dead walk, hidup segan mati tak mau. Raison d’etre zombie selalu gak masalah : entah karena mutasi virus, kesalahan genetika, atau murni iblis. Yang penting pola penyebarannya. Kugigit kau, jadilah kau.

Trend zombi semuanya diawali dengan The Night Of Living Dead. Karena laris, dibuatlah sekuelnya : Dawn of The Dead dan Day of Dead. Konsep sederhana, low budget, tapi mengigit.
Kritik Romero atas struktur sosial terbukti ampuh, dengan dibuatnya versi remake ketiganya.

Plot cerita zombie mudah ditebak.
Sekumpulan orang belum terinfeksi, berjuang mati-matian menghadapi serbuan seluruh kota yang menjadi zombie. Lengkap dengan bumbu konflik seperti salah seorang survivor yang kecokot di tengah jalan, dibiarkan hidup, dan menjadi seleksi moral : siapa yang akan men-dor-bang-bang kepalanya.

Yang paling spektakuler, mungkin “the running zombie” di Dawn (dan diimitasi di spin off : 28 Days Later). Spektakuler kedua jelas Shaun Of The Dead.

Concentrating on unfair social stratification, of which the undead make up an unwanted bottom tier, Land of the Dead is an explicit comment on class conflict and control. Kuroshin.

Land of the Dead mencoba mengambil angle yang sedikit berbeda : class action. Ada kasta yang ditindas (zombie), kasta satria (tentara, zombie slayer), dan kasta borju. Class action diperkuat detil-detil pendukung seperti proses zombie belajar dan adanya pemimpin zombie.

Kemenangan zombie menerobos kotapun serasa revolusi yang berhasil. Tentu dengan koridor dunia perzombiean : adegan R rating memakan daging dan usus memburai. Get used to it.

Setelah sore hari kuciwa berat dengan film bertema serupa, malem ini saya lumayan tergigit oleh Land. Enjoy !

Final Fantasy VII : Advent Children 18 comments

Wednesday, 28 September 2005

advent
Category : Anime, Action
Rating : 3/5
fullfullfullfullfull

Ini dia film yang lama saya nanti setelah Final Fantasy Spirit Within. Tentu, saya tidak berharap banyak pada plot cerita. Saya hanya suka melihat animasi grafis 3D :)

Rasanya seperti dapet bonus movie setelah ngegame 8 jam nonstop disambung ngelawan raja level terakhir.
Menonton FF Advent Children adalah seperti menonton bonus movie itu, hanya saja tanpa 8 jam melelahkan dengan bantuan GameShark.

Saya sepakat dengan Wihas, jika anda bingung dengan siapa itu One-Winged Angel, Mother, atau Cloud maka menit-menit pertama film ini akan terasa sangat membingungkan.

Animasi 3D-nya dijamin mencengangkan. Seperti Spirit Within, hanya saja terkesan lebih suram. Surealis. Ditunjang banyak adegan high-speed action, membuat saya sering teringat pertarungan Neo dan Smith di Matrix.

Cinematografinya juga luar biasa, padahal ini “hanya” film animasi. Benar-benar sangat realistis pengambilan angle-nya.

Sekedar saran : jangan nonton film animasi 3D terobosan dengan 3D animator atau Creative Designer. Mereka diciptakan di dunia yang sangat berbeda domain dengan kita : humble movies audiences.

Lha mosok, sepanjang film saya mendengar banyak kata-kata mutiara dari kawan designer : Modelling, Render Farm, Faking Radiosity, Human-Skin Texturing, dan perdebatan berapa fps yang diperlukan.

Selagi saya menikmati kecantikan karaker Tifa, mereka malah ngomong : Polygonal dan SoftImage XSI.

Geesh.