Skip To: Content | Sidebar | Footer
Sitemap   

Profesi IT (Versi Jualan)

Article ini lanjutan dari article saya sebelumnya tentang apa saja lahan garap IT persons.

Tentu saja, masing-masing dari kita punya cara unik untuk menjelaskan apa pekerjaan kita. Meski begitu, saya coba ambil benang merah kemungkinan lahan garap di dunia IT yang fana ini.

Sumber, saya sarikan dari situs Dice.com, Robert Harforld Salary Survey 2005 (pdf), dan tentu saja the most canonical source : Jobsdb.

it prof

IT Proffesionals

IT Operation
Meliputi Technical Support, HelpDesk, Office Automation, pekerjaan yang bersifat day-to-day operation bagi end user. Mulai urusan mengganti bola mouse, membantu end-user membakar dvd, sampai cara ngeprint via jaringan pakai Linux.

ERP Implementation
Implementasi dan konfigurasi Aplikasi kelas ERP seperti SAP, PeopleSoft, JDEdwards, Oracle Finance, Microsoft Axapta dan lain-lain.

Networking
Script, /etc, script, /system32/host, script dan cara memasang kabel UTP cross join ataupun ngeset router.
The cable guy....

Database
Database maintenance dan performance tuning. DBA umumnya memakai aplikasi 4GL seperti Oracle, SQLServer, Access, dan DB2.

System Security
Jika ada orang luar yang menggunakan hotspot kantor atau anda menemui seseorang yang mampu login sebagai guest dimana saja, segera hubungi System Security !
Berhubungan juga implementasi/strategi pertahanan jaringan dan algoritma ‘cypher’/’dechipering. Swordfish banget dah….

Application Development
Programmer. Dari bikin aplikasi seperti Notepad sampai Microsoft Word.

Management Hybrid
Project Manager. IT Business Consultant. Golongan yang mampu bekerja dengan people and machine secara simultant. (Karenanya, gw labeli : hybrid).

Skill set masing-masing lahan pasti beda-beda. Sertifikasi, jenjang karir, sebutan, embel-embel yang melekat juga beda. Yang pasti, entah anda pria/wanita/linux, setidaknya harus bisa baca code. Susah saya membayangkan orang IT ga bisa coding.

Perspektif vertikal : Architect

Yang saya maksud, tentu saja beda species dengan The Architect ( he who balance the equation ) di Matrix Realoaded.

Jake Sturm (Wrox Visual Basic Project Management) menyatakan pemahaman akan project management adalah penting bukan hanya bagi project manager/leader. Tapi ke semua lini. Pemahaman menyeluruh akan membuat team sadar akan role dan jobdesc masing-masing.

Semua pekerjaan itu penting.

Dengan logika yang sama, saya pikir bagus sekali sedini mungkin ditanamkan bahwa orang IT adalah arsitek. Personifikasi seperti ini, membuat semua orang dalam tim mau (meski kadang tidak mampu) untuk berpikir secara global.

Architect Role adalah menjamin integritas konseptual seluruh system (pdf).

Saat seorang dalam tim menyadari bahwa pekerjaannya adalah bagian dari system, sense of belonging terhadap project muncul.

Jika anda sudah jadi architect, mulailah berpikir bahwa semua orang adalah architect dan diri anda sendiri ‘cuma’ programmer. Membuat orang lain merasa penting adalah bagian dari pekerjaan utama real architect.
That is, architect do politics.

Architect Personas

Simon Guest merangkum macam-macam species Architect menjadi hanya 3 macam :

Infrastructure
Hardware. Jika kita di OSI level, maka ini level 1 s/d 4.

Solutions
Software. Level 6 dan 7.

Enterprise
Mr Know-It-All. Anda boleh berpikir, ini bagian CIO. Pemegang kendali ISSP di enteprise.

Level 5, Session Layer boleh dikatakan wilayah abu-abu antara Infrasructure dan Solution.

Apa saya benar-benar butuh omong kosong ini ?

Ya.
Belajar teknologi baru hanya untuk trend sesaat bisa bikin anda jadi obsolete.
Belajar sesuatu harus strategis, sesuai dengan apa role/lahan mana yang paling cocok dengan kepribadian kita.

Teman saya baru saja bilang ‘linux cluster’. Meski saya anggap menarik, saya pikir-pikir dulu untuk mau belajar. Apa saya benar-benar butuh itu ? Apa saya butuh pengetahuan tentang cluster sampai mendetail atau hanya sampai key key conceptnya saja ?

Kalo kita tahu sifat-sifat kita, dan faham mau kemana kita selanjutnya, bukan tidak mungkin kita akan mendapat pekerjaan yang menyenangkan secara batin dan menggiurkan secara finansial.

Sedikit lho, hobi (kehidupan) yang bisa menafkahi (penghidupan) :)

gravatar on
didats said :
1

Sedikit lho, hobi (kehidupan) yang bisa menafkahi (penghidupan) :)

EMBER…!

tapi kok gak dibahas tentang SUPERMEN?
banyak loh perusahaan yang mencari seorang IT yang ‘SUPERMEN’.

gravatar on
awaloeddin said :
2

ada to supermen di dunia yang sekomplek sekarang?

gravatar on
ID said :
3

Wah, saya sering ketemu tuh orang IT yang ga bisa coding :p

gravatar on
agusset said :
4

Berarti IT Proffesional ada di segala bidang pekerjaan ya? Apalagi zaman sekarang, dimana semua kegiatan harus berhubungan dengan mesin sejenis komputer dan segala tetek bengeknya…

gravatar on
golda said :
5

lucunya.. baru sejak tahun 2005 gw serng mendengar pangsa pasar lulusan TI sangat dicari, sampai gw pun disuruh kuliah lagi ambil TI pulak WTF MTF..
Tapi mumpung sebelum tua dan makin bangkotan, gw coba bidang ini gw selami .. sebagai hobi :D

gravatar on
gani said :
6

masalah baca tulis, emang seharusnya orang IT bisa baca code tapi apa mutlak musti bisa coding juga?

OOT pake versi kek lagunya slank aja :)

gravatar on
yanti said :
7

di detikinet hari ini ada penjelasan ttg perbedaan computer science, software engineering, information technology, dan teman2nya. ada di sini

gravatar on
Lili said :
8

canggih pisan, kayak lagi diajarin dosen nih postingannya..duuh pusiiiing

gravatar on
dudi said :
9

ini persis diskusi gw offline sama temen, terkadang lulusan banyak pelajar indo yang telat menyadari potensi dirinya (persis kayak yg alamin) sebelum kerja, sadarnya setelah udah bergelut dgn berbagai komunitas.

BTW, kalo posisi broker dari tulisan diatas masuk yang mana ndry?

Leave a comment

Keep it polite and on topic.
Your email address is required, but won't be displayed.

Remember
Textile Help
_emphasis_
*strong*
-deleted text-
@[email protected]
"link text":http://link.url
!http://image.url!
ABC(Always Be Closing)
  this is not Spam.
preview

:

Feb 8, 07:28 AM