Go to content Go to footer

Pasal Licensi di Perjanjian Kerja Sama 7 comments

Kemarin sore, saya berdiskusi dengan seorang klien tentang perjanjian kerja sama project. Ada satu issue, yang lantas kami sepakat untuk menulisnya secara konkret hitam di atas putih.
PASAL 8.
LISENSI.

1. Lisensi perangkat lunak pengembang (program developer), database, komponen-komponen, instaler, dan lain lain perangkat lunak yang digunakan untuk membuat aplikasi perangkat lunak (……..) menjadi tanggung jawab Pihak Pertama.

2. Pihak kedua tidak bertanggung jawab atas semua tuntutan baik langsung maupun tidak langsung yang timbul karena pemakaian perangkat lunak pengembang tersebut pada ayat 1.


Pihak pertamanya gw, pihak kedua klien, dan pihak ketiga adalah anda sekalian pembaca yang budiman.

Bahasa yang lebih manusiawi dari cuplikan pasal diatas : “tidak boleh menggunakan satupun software illegal”
(menurut saya, bisa lebih "clean")

Munculnya klausa ini bermula dari kejadian seminggu lalu. Klien sudah lama menggunakan software milik vendor A. Lalu klien juga pesan software milik vendor B untuk sistem yang lain. Saat kedua software beda vendor ini dijalankan di satu mesin, software vendor A malah tidak jalan. Usut punya usut, ternyata keduanya menggunakan komponen yang sama (Janus Grid) hanya saja beda versi.

Betul Dud, klien saya terkena DLL Hell.

Siapa yang harus mengalah ? Konsultan yang memakai Janus Grid bajakan.
Bagi pihak konsultan mungkin hanya berpengaruh ke molornya untuk project. Tapi pihak klien merugi secara operasional karena delay implementasi.

Kalo dibuat aplikasi sekelas rental dvd mungkin masih ga ngaruh. Lagipula kalo nilai project-nya kecil mana ikhlas saya pakai komponen berlisensi.
Murah Kok Njaluk Selamet ™ !

Ya lucu toh, kapan saya bisa balik modal kalo gitu.

Tapi bagaimana jika berjalan di contoh yang agak ekstrim. Misalnya real-time-sytem yang fault tolerance (halah, redundant) seperti trade exchange yang hasilnya disiarkan langsung di newsticker siaran televisi.
Saat enak-enaknya menghitung pergeseran indeks saham tiba-tiba muncul pesan error :
“Your component license is expired. Cracked by _d4rthf4dder”

Itu baru nggak lucu.

Secara bijak, pasal ini malah membantu kedua pihak baik klien ataupun konsultan :
[1] memberi jaminan bahwa solusi yang ditawarkan dapat dipertanggungjawabkan secara legal hukum, [2] mencegah terjadinya DLL Hell akibat masalah lisensi ketimbang masalah teknis, dan [3] membuat surat perjanjian kerjasama terlihat lebih tebal kredibel.



Keempat, yang paling penting, pihak konsultan (baca : gw) bisa menggertak klien dengan harga tinggi alih-alih pake komponen berlicensi :cool:

Speaking about living the life of a mafia IT…..
gravatar
1. dudi
termasuk OS-nya berlisensi juga dengan serial number FCKGW-bla..bla..bla..? :mrgreen:. Kalo dipikir semua software developmentnya komersil kebayang kali ya berapa $ yang abis buat beli, belum lagi component-nya. Kalo kata ente Linux untuk kehidupan sehari-hari, tapi Microsoft untuk penghidupan™ :twisted:
gravatar > "Speaking about living the life of a mafia IT….."

terus terang ndry, loe nyindir gw khan ?
lak colok por ta por ta bingke...
:twisted:

*pasang kacamata item dan nyiapin roti kalung*
gravatar
3. Wira
Bicara ttg lisensi jadi inget pengalaman pribadi, awal di sgpr sempat terkagum-kagum sama teman2 disini dimana software2 mereka semua asli, dipikir2 wuih kaya banget yah..

Ternyata setelah setahun disini baru nyadar, itu akibat kita terbiasa dg software bajakan super murah (bahkan gratis) dan rendah nya standar keuangan kita, baru sadar kita miskin banget yak. Dgn keterbatasan itu, emang kita mesti lebih kreatif, tapi ekstrem banget ya kalau disebut mafia :-D
gravatar Ya gitude, ono rego ono rupo, Dud

Ga ada maksud sedikitpun buat nyindir pak manager Dadan.
Tapi entah kalo merasa tersindir.. hehe...
gravatar :) ajah *tulus*
gravatar
6. alex
ahhh... disclaimer itu = ciken :mrgreen:

berbuat ya musti tanggung jawab donk...

kalo insinyur2 bangunan pada disclaimer juga gag bakal ada orang yang mau pake apa yang dibangun :roll:
gravatar
7. alex
ehhh.. slaah pkous gw....

*minggat ah.... * :oops:

Your lovely comments, if you please.

Remember
 
Textile Help

this is not Spam.
   

Preview