`

Nggak Hanya Desain 23

Posted by andry
on Wednesday, July 09

2 poin untuk digali lagi:

1. Detik bukan lagi portal iklan berberita, tapi menjadi portal berita beriklan. Coba anda bandingkan skrinsut yang dibuat om Momon. Layout Detik dahulu banyak “disetir” kepentingan pengiklan. Pada satu waktu malah pernah 1/3 bagian atas, yang konon merupakan bagian sakral menurut ilmu per-Zeldman-an, sepenuhnya terisi iklan.

Saya nggak menyalahkan pengiklan. Justru berterima kasih karenanya.
Online marketing adalah dimensi baru. Di Indonesia, komposisi budget online advertising rata-rata masih berada dibawah 5% dari total budget pengiklan. Wajar-wajar saja jika sektor ini, terutama tampilan dan tata letak iklan, masih kacau balau.

Dengan kondisi itu, mengakomodir kepentingan konten dan komersial lantas menyajikannya dalam paten yang ‘rapi’, jelas bukan hal gampang.

2. Blogdetik dan DetikMap itu hanya ‘appetizer’. Kita belum merilis main desert. Jika Detik berubah menjadi bukan hanya portal berita, apakah the-so-called kompetisi itu masih juga relevan?

Lantas apa saja main desert-nya?

Ada deh, hehe.

Banyak :)

ps. Saking banyaknya kita butuh 4 Java software engineer, 3 Ruby software engineer, dan 4 System Network engineer. Kalau anda suka humor, langganan TechCrunch/ReadWriteWeb, baca Wired secara reguler, dan penganut agama open source—itu artinya kita punya banyak hal untuk diobrolin.
Saya menunggu CV anda.

Comments

Leave a response

  1. aditJuly 09, 2008 @ 09:58 AM
    lah kirain firefox sy yg ngaco ...., ternyata memang ganti desain ya bro ..., gut lak , moga detik and the team-nya makin sukses ... aamiin
  2. RonsenJuly 09, 2008 @ 10:22 AM
    Wajahnya memang berubah tapi isi berita belum tentu, masak mirip lampu merah. ;-)
  3. AndryJuly 09, 2008 @ 10:29 AM
    Ronsen: Isi kan diluar tanggung jawab percetakan hehe.

    Berita di Detik itu memang krupuk. Ringan. Garing. Nggak ada gizinya. Anehnya, banyak orang suka krupuk ;)
  4. andriansahJuly 09, 2008 @ 10:39 AM
    makanya krupuk itu laku banget, coba aja liat di warteg2, 1 kaleng krupuk bisa abis dalam 1 hari :) *kriuk
  5. DamianJuly 09, 2008 @ 10:52 AM
    Kok di browser saya gak liat Iklan yah :P. Apa gara gara pasang plugin AdBlock :P.
  6. JalanSutera.com™July 09, 2008 @ 11:14 AM
    portal berita beriklan? hmmmm nggak keliatan tuh iklannya di monitorku. bahkan logonya pun hilang. oh, ternyata ada adblockPLUS. heheehe... maaf ya Ndri...
  7. Anjar PriandoyoJuly 09, 2008 @ 11:31 AM
    Selamat ya, makin bagus detik
  8. aviantoJuly 09, 2008 @ 11:36 AM
    "anda suka humor, langganan TechCrunch/ReadWriteWeb, baca Wired secara reguler, dan penganut agama open source—itu artinya kita punya banyak hal untuk diobrolin." Jadi kapan mau ngobrol-ngobrol? Tapi gue gak mau kirim CV ah, biasanya masalah 'keuangan' yang kurang cocok hahaha - mending ngobrol2 santai berduit aja gimana hihihihi.
  9. fistoJuly 09, 2008 @ 12:06 PM
    saya suka humor, langganan TechCrunch/ReadWriteWeb, baca Wired secara reguler, tapi bukan penganut agama open source dan bukan programmer...berarti belum bisa ngobrol banyak ya... :P
  10. Nukman LuthfieJuly 09, 2008 @ 12:07 PM
    Ditunggu main desertnya. Beneran enak apa enggak. :) Tapi jangan lupa, main desert itu juga bisa ditiru. Jadi yang tadinya blue ocean bisa jadi red ocean.
  11. Endy MuhardinJuly 09, 2008 @ 01:37 PM
    Mudah-mudahan dengan adanya tampilan baru, pembaca mobile tidak di-anak tirikan lagi. Kemarin pas lagi seru-serunya piala Eropa, pialaeropa.detiksport.com gak bisa dibuka pakai Opera Mini. Pesannya: cannot display flash. :(
  12. abdulJuly 09, 2008 @ 01:40 PM
    Kayaknya detikbandung dulu yang berubah ya. Oh ya komentarnya pakai masih banyak sampah tuh. Saya sarankan pakai sistem openid.net biar pembaca yang komentar lebih bertanggung jawab terhadap ucapannnya. CMIIW.
  13. Kukuh TWJuly 09, 2008 @ 03:14 PM
    #avianto – July 09, 2008 @ 11:36 AM "anda suka humor, langganan TechCrunch/ReadWriteWeb, baca Wired secara reguler, dan penganut agama open source—itu artinya kita punya banyak hal untuk diobrolin." Jadi kapan mau ngobrol-ngobrol? Tapi gue gak mau kirim CV ah, biasanya masalah 'keuangan' yang kurang cocok hahaha - mending ngobrol2 santai berduit aja gimana hihihihi. Kukuh TW say : saya juga mau dong kalau sekedar ngobrol-ngobrol berduit :)
  14. aRdhoJuly 09, 2008 @ 07:58 PM
    gw baru tau kalo lo kerja di detikcom :D
  15. dausJuly 09, 2008 @ 08:21 PM
    Soal kerupuk, nanti ujung-ujungnya mirip fenomena sinetron kita: selagi banyak yang nonton kenapa nggak diterusin? Urusan begini memang dilematis.
  16. joko supriyantoJuly 09, 2008 @ 10:21 PM
    makan makan mas
  17. aryaJuly 09, 2008 @ 11:20 PM
    dan andry adalah penerima kue pertama dari pa ngabdul :p
  18. EpatJuly 09, 2008 @ 11:36 PM
    selamat but, hehehe maaf saya terlalu ngefan dengan adblock :-D
  19. denJuly 10, 2008 @ 02:15 PM
    jadi, kapan lu ke bali?
  20. andikaJuly 10, 2008 @ 08:13 PM
    wah, ini nawarin THR 30 juta? ;)
  21. aLeJuly 13, 2008 @ 08:46 PM
    weleh, CV sayah ga masuk kategori ^^
  22. JauhariJuly 17, 2008 @ 02:53 PM
    Wow perubahan demi kebaikan ;)
  23. andrias ekoyuonoJuly 28, 2008 @ 02:41 PM
    masih banyak pe er, dan pe er nya gak akan habis, bukan gitu bos ?
Comment