Menjelang berbuka semalam, ibu saya di Jember berkirim SMS:
Ass. sdh buko ya jgn lupa berdoa kl makan. Mama td lht imelmu
Imel?
Ibu saya bukan pengguna internet. Ada sih akun YM, tapi itu juga dibikinin adik bungsu saya.
Sejauh saya ingat, saya belum pernah kirim imel ke Jember. Paling banter cuma surat biasa. Kadang telegram yang kira-kira berbunyi “putro waras artho telas ttk hbs”.
Itu juga dulu. Disebuah jaman dimana THR tidak habis untuk upgrade HP, dimasa saya masih semester awal tertindas kecanduan kuliah. Saat internet masih seperti sedia kala™.
Surat atau telegram. Itu saja.
Tapi berkirim imel? Wah, belum pernah deh.
Dengan sedikit penasaran saya berbalas SMS:
Lihat imel dimana ma?
Yang dijawab:
Di warnet tempat Irma. Dimuka gambar komputer ada 2 bungkusan & tulisane hebat bhs Madura-an,
Disini saya mulai ngeh.
Yang dimaksud “bhs Madura-an” mestinya adalah slang untuk “bahasa inggris”.
“Gambar komputer ada 2 bungkusan” tentunya merujuk ke aktivitas narsistik tak terkendali tempo hari.
Dan yang dimaksud “imel”, tak lain dan tak bukan ya blog nggak mutu ini.
Saya cuma cengar-cengir di taxi, maghrib tadi.
Nggak semua ibu pernah membaca “imel” putranya lho :)

Daftar ke Wordpress.com? Ih, nggak lah. Najis! :d