Skip To: Content | Sidebar | Footer
Sitemap   

Mati

Dua minggu ini saya selalu inget sama mati.

Awalnya terjadi saat saya mendengar musibah yang menimpa sahabat saya, Indriati Mulia. Tertabrak pengemudi ceroboh saat hendak keluar dari UPT Bahasa ITS. Ini sudah hampir dua minggu lalu.


Kedua, kematian ibu seorang kawan secara tiba-tiba. Hari Senin atau Selasa minggu lalu. Meninggal saat tidur tanpa sakit apapun.


Ketiga, 3 hari yang lalu saya lihat DVD White Noise. Kematian sang istri di film ini hanya karena tergelincir batu saat akan mengganti ban kempes.


Keempat, Jumat lalu 4 karyawan PLN meninggal karena keserimpet Kereta Api. Saya tahu dari status ym teman yang ikut bertakziyah.


Kelima, sabtu minggu lalu, saya menjumpai 5 kecelakaan. 3 di putaran A.Yani Surabaya. 1 fatal di Sukorejo setelah Pandaan. 1 lagi meninggal sebelum jembatan Lawang.


 


Sebentar, tarik nafas dulu.

 


Keenam, hari minggu lalu, Luna ngacak-ngacak lemari buku dan 7 Habits-nya Stephen Covey jatuh dengan sampul robek. Saat saya perbaiki kembali, kok ya gak sengaja kebuka halaman dimana Covey menyarankan agar kita membayangkan funeral kita. Siapa saja yang datang. Dan kata-kata apa yang mungkin ditulis di obituary surat kabar tentang kematian kita.


Ketujuh, 1-2 hari yang lalu saya baca buku cerita sufi, genre israiliyat (cerita agamis yang sifatnya dibesar-besarkan). Cerita pertama yang saya pilih secara random adalah tentang seorang fulan yang mencuri dengar berita dari langit akan waktu kematiannya. Si fulan bersembunyi di balik benteng maha kokoh, nyatanya kematian tetap menghampirinya karena tersedak buah anggur.


Kedelapan, tadi malem mampir di Gramed liat gambar bangsawan eropa jaman medieval. Kok ya jadi inget kematian Bonaparte keracunan wallpaper (katanya).


Kesembilan, nih musik, some random playlist, yang ke-play 99 Ways To Die ?


Tuhan kalo ngomong mesti bisik-bisik kayak gini.
Seandainya saya mati, kira-kira blog ini mau diapakan ? Kalo blogmu ?

gravatar on
naga said :
1

kalo aku suka membayangkan kematianku di puncak pegunungan Andes, mati kedinginan. Atau pilihan lainnya, mati tenggelam di lautan diterpa badai. Yang jelas aku ga mau mati di rumah sakit dan nyusahin anak2ku. Kalau bisa, sebelumnya aku harus pergi jauh sampai ke ujung dunia, dan mati untuk menemui penciptaku.

Aku juga pernah membayangkan menjadi tua, duduk di taman, dengan portatil di pangkuan dan tetap menulis blog kesayanganku.

Kalau aku mati, aku ingin blogku dibaca oleh orang-orang yang mencintaiku, keluarga dan teman-teman. Walaupun mungkin tidak lagi berada di situs, tp disimpan di cd.

Kalau providerku (blogsome) mati duluan, gimana donk?

he he....
gravatar on
didats said :
2

weks...........
bagus memang mengingat mati.........
malah, lebih bagus lagi,

berusahalah kita, mencari rezeki, mencari ilmu, di dunia ini, karena kita akan hidup sepanjang masa. tapi,
beribadahlah kita kepadaNya, seolah-olah kita akan mati besok.

jadi, ya nikmati saja... ;)
gravatar on
nana said :
3

it's just a matter of sooner or later! so enjoy the ride...blognya? yang pasti masih didatangi para spammer tapi ngisi obituary :D
gravatar on
faj said :
4

we are all going to die, eventually
to die is a natural process :)
gravatar on
andry said :
5

#naga : mati dalam keadaan ngeblog ? wuahhh.. saya malah ndak mikir sejauh itu.
tapi ide men-CD-kan boleh juga mbak.
Tapi kayaknya cd gak cukup.. butuh DVD selusin 'kali deh..

#didats : nikmati saja. oke bos.

#nana : jadi blog yang ditinggal "pergi" empunya masih harus onlen terus ? yang ngurusin si ahli waris gitu ?

#faj : natural process it is. unavoidable it will be.

gravatar on
Imponk said :
6

hehe.. sembilan tanda kematian? padahal akhir dari hidup itu tidak memerlukan pertanda, kalo mati ya mati... misal, hari tadi ada kecelakaan kereta jakarta-bogor, ada sekitar sembilan orang yang meninggal. apakah mereka juga akan mengira akan mati di sana? saya kira tidak.

dan, lagi... hidup ini pilihan: ngeblog atau mati!
hayo, pilih mana? :D
gravatar on
golda said :
7

kalo saya meninggal?
pertama2 .. bagi orang2 yg disekitarku: tolong sebelum tubuh saya lama meninggalnya, di daftarkan dulu organ2 yang bisa di donorkan.. semuanya .. apapun organnya.
kedua.. barang2 seperti baju, buku2, cd2, termasuk blog mau didonorkan ke orang2 yg membutuhkan.. jadi kalo ada yg mau blogku.. passwordnya bisa ditanyakan :p
gravatar on
dental said :
8

kalau meninggal:
1. minta dikremasi bukan dikubur
2. ada pementasa opera kematian karya MM (dasar MM)
untuk saat ini sekian.

blog? ya diusahakan tetap online tapi tidak diupdate dan tidak bisa dikomentari, kalo memungkinkan ya di-buku-kan 15june.com (s)ain't - suicide blog :P
gravatar on
golda said :
9

oh iya.. lupa bilang.. jangan lupa bakar tubuhku yg sudah diambil organ yg bisa didonorkan.. karena saya ngga mau membebani ibu bapak anak cucu unt bayar tanah penguburan tiap tahun. cukup abunya disebar di laut kuta yaa ;)
gravatar on
nana said :
10

laut kuta? pantai kaleeeeeeeeeeeeeeeeee *lirik golda*

gravatar on
dental said :
11

nana: nana.. nana... *geleng2* :P
gravatar on
nana said :
12

dental : napa lo geleng2? ngga terima, ayo sini pergi nonton jiakakakakak :lol:
gravatar on
Mas Jabier said :
13

Kematian adalah salah satu misteri terbesar manusia, disamping kehidupan itu sendiri. Qu'ran menyebut kata kematian (al-Maut) sama jumlahnya dengan kata kehidupan (al-Hayat). Porsinya sama, dan wajib mendapatkan perhatian dari kita semua.

Kalau saya..he..he..bisa memilih mati, maka saya akan memilih mati di sebuah tempat pinggiran dunia, tenang, sepi, nyaman...dan husnul khatimah :)
gravatar on
gani said :
14

kematian adalah sesuatu yg pasti akan kita alami, jadi nurut aku mengingat kematian itu bagus, skrg banyak org yg seakan mau hidup selamanya, sibuk senggol kiri kanan ngumpulin uang dgn cara apapun *duh aku ngomong apaan sih*
pokoke siapin aja bekal sebanyak-banyaknya krn kita ngga pernah tau kapan waktu kita berakhir:)

btw kalo orang2 biasanya mikirin keluarga yg akan ditinggalin, andry justru mikirin blog ...
gravatar on
golda said :
15

eh iya.. pantai kuta.. *malu deh*
tadinya tuh mau nulis laut pasifik (yg ada atlantis nya) tapi ndak jadi, karena inget dental.. err.. dan nana juga :p jadinya ganti di Bali aja deh ;)
*sok sok klarifikasi padahal... *
Leave a comment

Keep it polite and on topic.
Your email address is required, but won't be displayed.

Remember
Textile Help
_emphasis_
*strong*
-deleted text-
@[email protected]
"link text":http://link.url
!http://image.url!
ABC(Always Be Closing)
  this is not Spam.
preview

:

Feb 15, 04:31 PM