`

Belum Apa-apa Sudah Melanggar Hukum

Posted by andry
on Wednesday, July 25

Terlihat di putaran Salemba:

Pamflet peringatan yang ditempel oleh pemilik tembok berbunyi:

DILARANG KERAS! MEMASANG ATAU MENEMPEL POSTER/STICKER DITEMBOK RUMAH INI TANPA SE-IZIN PEMILIK RUMAH.

T.T.D.
Pemilik Rumah

Yang juga dilengkapi dengan dasar hukum. Referensi sila unduh disini (pdf):

UU Nomer 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah Paragraf Ketiga tentang Tata Cara Kampanye

Pasal 77 Ayat 7:
Pemasangan alat peraga kampanye pada tempat yang menjadi milik perseorangan atau badan swasta harus seizin pemilik tempat tersebut.

Senang melihat ada tetangga yang memiliki kesadaran hukum :)

Comments

Leave a response

  1. tukangKodingJuly 25, 2007 @ 11:15 AM
    wkekekkee
  2. SiraitJuly 25, 2007 @ 11:16 AM
    Pemanasan kali, Dry hehe
  3. ndogbosokJuly 25, 2007 @ 11:44 AM
    hehe.. bagus itu, pamflet peringatan ga ditutupin sekalian XD
  4. ImanJuly 25, 2007 @ 11:55 AM
    mgkn tukang kampanye nya sudah minta izin dulu sebelumnya ke pemilik rumah ? sehingga pamflet peringatannya nggak ditutup :-)
  5. devieJuly 25, 2007 @ 12:47 PM
    peringatannya dipasang setelah tuh poster kampanye dipasang kali. :D
  6. AndryJuly 25, 2007 @ 12:55 PM
    Devie:
    Kemaren lusa cuma terlihat pamflet peringatan saja. Tadi sore/pagi ini sudah rame begitu. Lagipula coba liat pola pemasangan poster kampanye-nya. Rapi mengelilingi pamflet kan?

    Nah kenapa nggak dicopot saja poster itu oleh si empunya rumah? Nggak tau. Spekulasi saya, takut/segan kali. Didepan rumah itu pas ada posko FBR ;)
  7. DiNJuly 25, 2007 @ 02:12 PM
    setuju dgn Iman. Malah mungkin pemilik itu sendiri yg masang :)
  8. dentalJuly 25, 2007 @ 02:27 PM
    belum apa apa sudah kehilangan kepercayaan
  9. idbanJuly 25, 2007 @ 02:46 PM
    Pake cat semprot aja =))
  10. racquel mariaJuly 26, 2007 @ 01:12 AM
    Bisa aja yang nempel poster kampanye emang udah ijin ama pemilik rumah. Trus pemilik rumah emang gak mau ada poster lain selain poster pasangan yang udah ditempel itu ;) Makanya dia nempel pengumuman itu :)
  11. NJuly 26, 2007 @ 07:44 AM
    Emang poster itu menyebalkan. Tembok seputaran rumah yang baru di cat -bersih dan apik- dalam rangka lomba Adipura kemaren dah blentang-blentong gara-gara poster ituh. Huh. Menyebalkan. Mending kalo nempelnya punya gaya. Mana catnya warna ijo. Kebanting banget sama poster oranye kek gitu.
  12. snydezJuly 26, 2007 @ 08:05 AM
    kalo menurut teori "kaca retak" begitu ada satu orang aja yang ngotorin (dan si empunya gak cepet cepet ngebersihin), walhasil dalam waktu singkat orang orang laen akan nyampahin termpat tersebut (bahasa jawa:ngintil) *saya langsung membersihkan satu sisi dinding yang ditempel sticker2 tsb di hari pertama, dan sampe sekarang belom ada lagi sticker2 laen yang menempel, sementara dinding satu lagi yang gak sempet di bersihin, jadi ajang tempaltempel yang heboh.
  13. dudiJuly 28, 2007 @ 12:18 AM
    lah tembok saya sendiri ya sah-sah aja dong kalo saya mau tempel sesuka saya sendiri *ngeloyor*
  14. lantipJuly 28, 2007 @ 12:54 PM
    jadi siapa yang sampeyan pilih cak? hihi
  15. priyayiJuly 30, 2007 @ 01:03 PM
    Sayang gambar rumahnya tidak diperlihatkan. Anda bisa sa menempelkan pamflet tersebut pada poster mana saja dan menyebarluaskannya seolah-olah itu berasal dari tembok rumah seseorang. Dan itu bisa dikategorikan "black campaigne".
  16. AndryJuly 30, 2007 @ 01:16 PM
    Priyayi:
    Setidaknya saya punya keberanian menulis apa yang saya anggap nggak bener dengan jalan terang-terangan dan identitas yang jelas. Saya ada kok foto rumahnya, tidak saya posting karena memang bukan rumah saya. Kalau memang kelak dibutuhkan ya pasti akan dilepas ke publik.

    Semua orang tau identitas saya, jadi ya simple kan. Beda jika saya ngeblog ini denga mode anonymous coward seperti anda. Itu baru namanya menyebar fitnah.
  17. HediJuly 30, 2007 @ 10:46 PM
    Hmmm bisa menjadi "alat pembenaran" golput nih :)
  18. hastuJuly 31, 2007 @ 02:25 PM
    kebangetan amat tuh yg masang poster, apalagi yg asal komen
  19. JauhariJuly 31, 2007 @ 03:20 PM
    Negeri Ini.....
  20. ayahshivaAugust 02, 2007 @ 02:34 PM
    kalo dalam event seperti ini mah pelanggaran seperti itu harap maklum aja, sama seperti kalo lagi kampanye atao parede, para pengikutnya yang mengikitu pake sepeda motor gak bakal di tangkep polisi walau gak pake helm
  21. MimienAugust 03, 2007 @ 10:47 PM
    Dasar... temanku juga dikasih Rp. 50.000. KKN masih berlaku. Mana bisa membenahi Jakarta. Belum dipilih saja sudah mengotori kota di mana... Harusnya disediain papan seperti di negeri maju dan gak boleh pasang poster di tembok. Tiap poster kena denda!
  22. dani iswaraAugust 06, 2007 @ 11:15 PM
    apa mesti nyediain satu triplek ya..trus isi peringatannya: orang pintar tempel di triplek ini! :D
  23. budiwAugust 08, 2007 @ 03:20 PM
    ini lagi hiatus yah?