Skip To: Content | Sidebar | Footer
Sitemap   

Superhero Inside

superheroes crowd

Yeah, ada sosok anak kecil di diri kita. Saya masih suka baca Tintin, liat Conan, atau ngayal jadi superhero. Laptop saya labeli Wolverine, PC pake nama Phoenix.

Ngomong-ngomong tentang jadi superhero, iseng nih kemaren conduct unofficial survey ke temen-temen :
Pengen jadi superhero apa ?

Saya dapet jawaban umum seperti Batman, ElasticGirl, Mr. Incredible, Loki, Wolverine, dan Spawn. Yang agak-agak twisted malah njawab Dock Ock. Cerdas tapi buas. Cocok dengan profesi saat ini, embuh maneh.

Yang njawab simple juga ada : pengen seperti ibunya. Waktu saya tegaskan bahwa harus jawaban tokoh superhero, tetep saja ngotot. Saya malah kena ceramah mbulet suket™ ala novel Dunia Sophie. Hayyah.

Entah, saya sendiri lebih suka jadi invisible man. Gak usah adu otot. Tiba-tiba, maknjegaguk, sudah dibelakang anda. Pamer siung :mrgreen:

Now tell me, what’s your superhero inside ?

Radioactive Smurf

devil angel smurf

“Smurf ini, saya akan ke smurf dan bersmurf sepanjang smurf sampai smurf smurf” “Oh ya, jangan lupa bawa smurf dan ajaklah smurf lain untuk bersmurf denganmu” “Smurf geetu loh !”

Bahasa smurf, meski punya simple semantics dan grammar sederhana ternyata susah dipelajari. Tinggal ganti saja semua kata kerja dan kata benda dengan “smurf”. Tapi tetap kita tidak bisa membedakan “makan” dan “minum”.

“Saya smurf, saya minta smurfnya !” (Saya haus, saya minta airnya)

Coba sekarang ikuti kalimat diatas, sambil tetap menjaga makna yang sama sembari menghidar dari kemarahan Papa Smurf :

“Saya smurf, saya minta smurfnya !” (Saya marah, saya minta uangnya)

Smurf kan ? Ah, you get the idea.

Blog anda, juga seperti dunia smurf kecil. Ada kata tertentu yang dipahami oleh si empunya blog, atau pembaca setia anda.

Saat Fahmi bilang : “Smurfnya keren !” Kita tahu, oh ini mesti tentang McLarren.

Dental bilang : “Smurfku diberi smurf sama smurfnya SMURF ” Ini nyoba bilang : Postinganku dicomment sama managernya KOIL! Hehe…

Nana bilang : “Aku smurf dhisik, sakno Smurf durung smurf” Saya pulang dulu, kasian Tiger belum makan.

Golda bilang : “Ternyata smurf cuma segitu aja ?” Golda sez : Ternyata sidang TA Cuma segitu aja ? (lha iyalah, emang mau sidang kayak apa ?).

Kusaeni ngomong : “Disini SMURF-nya ndak papa kok, mungkin sampeyan saja yang harus ganti SMURF” Bisa berarti : Disini AJAX-nya ndak papa kok, mungkin sampeyan saja yang harus ganti ISP.

Waktu Bos Dadan dan Cak Idban bilang : “Smurf!” Saya bingung ndak tahu apa itu Smurf!. Tapi mungkin besok atau kapan ya tahu-tahu sendiri.

Ibarat Johan dan Pirlouit. Saya ya manusia biasa yang terlalu lama bergaul dengan dunia smurf. Terlalu lama baca blog anda, dan akhirnya kenal dengan anda. Bahasa anda, simbol simbol favorite, zodiak-shio-weton (untuk kepentingan guna-guna), kecenderungan narcist, psychological profile, dan mungkin satu dua perilaku menyimpang yang anda pendam (huaaaaa ?)

Baca blog, itu mudah dan gampang. Tapi kenal dengan empunya blog jelas butuh smurf dan smurf :wink:

Ps. Sesuai Smurf Name Generator, nama saya : Radioaktif Smurf (woo, you can look but you cant touch!).