Go to content Go to footer

Virus Akal Budi 10 comments

Virus Akal Budi oleh Richard Brodie
fullfullfullfullfull
Category : Social, Idea

Jujur saja saya tertarik beli buku ini karena tertulis di paperback-nya menyatakan bahwa Brodie adalah orang dibalik Microsoft Word. Anda ngerti kan, kalo saya ini end-user fanatik dari microsoft ? Hehehehe…

Awalnya saya sempat sangsi : paling cuma buku sport otak. Tidak ada kejelasan langkah konkrit yang bisa diambil. Mau ngintip isi bukunya ya juga gak mungkin. Implementasi teori X yang menyatakan semua pengunjung toko buku akan menyalin isi buku menyebabkan buku ini terbarikade plastik.

Ok, sudah cukup katarsisnya. Mari kita serius ngeblog.
Buku ini bercerita banyak tentang si Meme, dibuku ini meme (dilafalkan mim) didefinisikan setengah formal sebagai :

Meme merupakan unsur utama informasi didalam akal budi yang keberadaannya mempengaruhi berbagai peristiwa sedemikian rupa sehingga tercipta lebih banyak salinan meme itu di dalam akalbudi orang lain.

Mungkin absurd bagi anda. Saya sendiri lebih suka secara sederhana mendefinisikan meme sebagai : gagasan atau ide.

Saya contohkan dengan blog misalnya.
Awal saya kenal blog (di blogger.com) sekitar april tahun lalu. Tapi ndak pernah serius. Baru kemudian, saya ketemu mbaurekso break of the day. Vampirella satu ini menjelaskan dengan sabar apa itu blog, apa itu engine, apa itu atom, bahkan sempet ngasih saya ColorSchemer segala. Dan terakhir beliau berujar : "for some people blog is life". Awalnya seh saya ndak percaya. Lalu isenk (baca : sibuk buang waktu) posting regulary. Kadang burnout . Kadang kehabisan stock ide. Kadang blogstalking. Lalu mampus keranjingan RSS. Sampai akhirnya saya sadar sudah kesurupan blog (bahasa kerennya : blogpossesed).

Pada titik ini, saya sudah teragitasi gagasan nge-blog yang dipropagandakan oleh kojar.
Kojar juga mestinya nge-blog karena seseorang (sopo jar?). Katakan orang yang memprovok kojar adalah Si A. Si A juga ngeblog karena Si B. Si B ngeblog karena si D, demikian dst…dst.. Boleh jadi di rantai beracun ngeblog tersebut, ada si XYZ yang diracuni oleh bapak blog indonesia. Mungkin pula ke John Barger atau ke Peter Merholz langsung. Siapa tahu malah, anda nge-blog karena keracunan Doogie Howser ?

Siapapun orangnya yang pertama kali nge-blog, pasti tidak berencana menulari saya atau kojar atau anda pembaca yang budiman untuk ikutan ngeblog. Artinya, gagasan untuk ngeblog ini membola salju, lepas dari kontrol, dan beranak pinak.

Gagasan untuk nge-blog itulah contoh sebuah meme.

Untuk menyebar meme butuh medium. Paling efektif saat ini jelas televisi. Nomor kedua, IMHO, adalah RSS. Kenapa kita ganti handphone dengan model terkini, padahal model yang lama sudah cukup efektif untuk ber-SMS dan MMS (Miskol Miskol Saja). Tentu saja, karena meme yang disebarkan oleh iklan. Bisa jadi tuntutan kasta, karena rekan sejawat anda sudah ber-PDA semua, anda dengan sukacita ber-PDA pula. Padahal menjelaskan perbedaan antara Palm dengan PocketPC juga masih bingung. Masa bodo, yang penting ber-PDA :p

Meme menyebar dengan cepat dan efektif. Beranak pinak, berpecah belah, menggandakan diri sebanyak mungkin. Proses perkembang biakan meme bisa jadi menghasilkan meme yang serupa dengan induknya, dan bisa pula tidak serupa dengan induknya. Pembiakan dengan variasi ini yang disebut mutasi. Meme berperilaku persis seperti….. virus !

Dengan contoh saya diatas, blog juga merupakan medium efektif penyebaran virus-virus. Virus ngejunk, virus comment, virus nge-flame, nyepam dlsb.. Virus maniak F1, virus puisi patah hati, virus misuh-misuh, virus bikin plug-in, virus open source, virus closed-source, virus death metal dlsb..

Broodie menjelaskan hajad hidup virus-memvirus dengan gamblang. Menyebutkan pula medium yang paling tepat untuk menyebarkan virus yaitu sel mahluk hidup, komputer, dan tentu saja akal budi (mind).

Itulah yang menurut saya intisari buku ini.

  • Apa itu meme,
  • bagaimana proses penyebarannya,
  • bagaimana mengenali sympton penularan virus akal budi,
  • bagaimana cara menyebarkan gagasan anda (atau produk anda),
  • dan yang terpenting : bagaimana cara imunisasi diri (dan putra putri anda) dari penyebaran virus virus akalbudi.

Orang marketing, mestinya baca buku ini. Blogger juga penting untuk membacanya, setidaknya sebagai strategi menyaring informasi berlebih (overload). Terlebih-lebih kalau anda ploglammel. Ingat, revolusi linux cuma dimulai dari sentilan Torvalds di mailing list dengan kata-kata :

World Domination, Fast !

Kalau hari ini anda masih tersesat seperti saya dengan gonta-ganti distro, dapat dipastikan anda adalah korban virus Torvalds tadi :).

Kalau lebih suka live-cd, maka anda adalah korban virus Torvalds yang bermutasi menjadi Virus Knopper.

Kalau anda lebih nyaman ngeclick Start button dan punya kesabaran luar biasa dengan det blu skrin, bisa jadi anda terjangkit virus Steve Jobs yang bermutasi menjadi virus Bill Gates. Bwahahaha…

Kalau masih memilih presiden militer, mungkin secara gak sadar kita sudah terjangkit fasisme millenium (Mussollini buka kantor cabang di indo ye?)...

Happy hunting buku. Bisa didapat seharga 50rb perak di toko buku tak berdiskon (51.500, 3% bunga, kalao anda sudah terjangkiti sekte gesek kartu). :)

gravatar
1. gani
dan kalo anda membeli buku ini berarti anda terkena virus andry :P dan krn posting ini udah lengkap membahas isi buku ini, maka saya merasa nggak perlu terjangkit virus andry :D
gravatar
2. tuti
Virus Baru Bernama 'BLOGAHOLIC'

Stadium 1, biasanya menyerang mereka yang baru saja mempunyai blog. Gejalanya seperti ingin memiliki dan mulai terobsesi dengan blognya. Memasang apa saja yang berkaitan dengan dirinya, mulai dari profil yang 'sempurna', foto yang sebagus mungkin, dan sebagainya. Bahkan ada obsesi untuk menaruh link-link blogger lain sebanyak-banyaknya.

Stadium 2, pada level ini blogger akan merasa dua gejala. Pertama, mulai merasakan kalau templatenya sudah kurang meanrik karena terlalu biasa. Kondisi ini menyebabkan seseorang terobsesi mencari-cari template yang baru, mulai mengutak-atik, copy paste kode html atau script dari blog lain, sampai pada minta dibuatin template oleh kenalan. Kedua, obsesi untuk mengisi blognya semakin besar. Gejalanya ada semacam kebutuhan wajib untuk selalu meng-update atau membarukan setiap entry blognya.

Stadium 3, virus ini mulai semakin parah. Setiap bangun pagi atau setiap datang ke tempat kerja hal yang pertama kali dipikirkan adalah bagaimana membuat entry atau postingan baru di hari ini. Berpuluh-puluh menit bahkan sampai berjam-jam dihabiskan hanya untuk browsing atau menguras otak demi menulis sesuatu yang akan dipublikasikan di blog. Jika tidak tercapai, maka terasa ada yang kurang dalam dirinya.

Stadium 4, jika sudah sampai pada stadium ini, bisa dipastikan kondisi yang bersangkutan sudah terinfeksi virus 'BLOGAHOLIC' yang teramat berat. Gejalanya cukup mudah diketahui, yaitu mulai terobsesi memiliki banyak blog. Dengan banyak blog tersebut tentu efeknya akan banyak waktu yang dihabiskan untuk sekadar mengisi postingan terbaru, memperbaiki tampilan, menambah link, merubah warna, dan sebagainya. Dan tentu saja perlu waktu yang tidak sedikit untuk melakukan hal itu.

Stadium 5, pada stadium ini kondisi blogger yang terserang virus ini semakin parah. Gejalanya terlihat dari perbandingan berapa waktu yang digunakan untuk nge-blog dibandingkan waktu kerja dalam sehari. Bahkan sampai di rumah atau tempat kost pun masih terbawa keinginan untuk melakukan sesuatu terhadap blognya. Kalau sudah masuk dalam tahap ini .... hmm, kondisinya sudah terbilang membahayakan.

----------

Look's like I'm not one of them. Sorry nyepam :D
gravatar
3. zie
Ada buku gimana caranya gilangin virus lupa ga dry ;),
soal blog juga awal nya cuma iseng.. koq lama2 seru juga ehhh belakangan jadi ketagihan dehh hihii... :D
gravatar
4. naga
siapa yg blogaholic? siapa yang blogpossesed? siapa yg terjangkit virus? (fase I, penolakan diri)

gravatar Pinjem bukunya donk ...
Awas kalo gak boleh... :))
gravatar #gani : lho, saya cuma "memutasi" beberapa virus dari buku itu. kalo pengen tahu virus-virus aslinya ya tetep harus baca bukunya :)

#tuti : saya sudah stadium 7. lagi cari cara untuk dapet proyek dari ngeblog...

#zie : biar gak lupa : pake karet merah dililitkan di kelingking haha.. , cuma di abad 21 cara yang lebih efektif biar gak lupa adalah : bookmark !!!

#naga : denger2 ada yang bikin club kecanduan blog. yah, rada nyontek Fight Club seh.. coba join itu aja mbak

#joni : monggo monggo ayo barter virus, eh.. barter buku :)
gravatar
7. cosa
akhirnya gw tau apa artinya 'meme'!!!! :p
gravatar mediumisasi lewat Film drama cinta remaja Ada Apa dengan Blog :)
bukunya di gramed ada gak ya?
gravatar #cosa : senangnya saya bisa menebar virus hehe..

#dental : kalo ada filmnya, ngapain beli bukunya ? hemat waktu euuy :)
gravatar [...] Memang untuk saat ini, penyebaran virus fonsel tidak akan seluas virus komputer ataupun virus akal budi (hohoho). Tapi tetap, issue sekuritas [...]

Your lovely comments, if you please.

Remember
 
Textile Help

this is not Spam.
   

Preview