Go to content Go to footer

Resonant Leadership 11 comments

resonant by Richard Boyatzis and Annie McKee
Harvard Business School Press, September 2005
fullfullfullfullfull
Category : Book Review

Siapa itu Resonant Leader ?
Boyatzis dan Goleman mendefinisikan Resonant Leader sebagai seseorang yang mampu memanage perasaan/emosi pribadi dan orang lain dalam tim untuk mencapai kesuksesan bersama1 (organizational success).

Hey hey, ini buku berat, dry ?
Iya. Berat, tapi menyenangkan kok. Trust me.

Seperti yang tertera di subtitle, menjadi seorang Resonant Leader dapat dicapai dengan cara :

  • Mindfulness : Kemampuan mawas diri dan mawas sekitar. Selalu mensiagakan pikiran akan emosi apa yang terjadi di sekitar kita, dan lebih-lebih emosi diri.
  • Hope : Selalu kembangkan harapan. Di atmosfer positif thinking, emosi dan fisik kita akan siap dengan AGHT
  • Compassion : Bersikap empati. If you jump, I jump.

Penjelasan tiga kata ini cukup panjang lebar. 100 halaman berbahasa england yang sukses gw skip reading, berbuah kesimpulan sederhana :

  • Selalu mawas diri.
  • Hubungan antar persona yang baik.
  • Dan tentu saja dengan manajemen pribadi ala Janji Joni : Selalu Tepat Waktu + Dapat Diandalkan.

Pertanyaan saya diawal baca buku ini, kenapa harus ngurusi sisi ‘lemah’ kepemimpinan. Bukannya pemimpin mestinya harus kuat, tangguh, berwibawa, dan tidak segan-segan berlaku kejam ?

Boyatzis menjawab di halaman-halaman awal :

Because you should. While “fear and anger” may mobilize people people in short-term, those emotions backfire quickly, leaving people distracted, anxious, and ineffective”.

Anger memang mudah dan bisa menghasilkan besar. Tapi gak bisa bertahan lama, setiap habis harus mencari sumber ‘anger’ yang baru. Tanya saja ke Anakin Skywalker, dia pasti setuju.

Tentu saja, sebelum menjadi pemimpin yang penuh kasih, anda juga harus menguasai lingkungan dimana kita berada.

Without love intelligence is dangerous;
without intelligence love is not enough.
—Ashley Montagu

Dan saya pikir, kenapa Sun Tzu sampai tega memenggal kepala dua orang selir raja? Karena Sun Tzu “sayang” kepada seluruh armada perang para selir. Ketimbang semua mampus saat berperang, mending mampus sedikit diawal-awal.

Kalo anda ga bisa memahami logika Sun Tzu memenggal dua selir raja, maka sangat saya sarankan anda baca buku setebal 272 halaman ini.
Buruan, mumpung tanggal muda dan ada diskon di Gramedia ;)

1 Primal Leadership (HBS Press, 2002). Boyatzis, McKee, dan Daniel Goleman.

gravatar Hmm.. topik yg menarik

tapi, kayaknya bulan ini ngabisin Winnetou dulu deh. baru habis 1 buku, masih 2 lagi.
gravatar lirik heri : ada penggemar Karl May rupanya :mrgreen:

ndry : harga ?
gravatar kita sama2 mereview?
tapi beda objek...

ah, sudahlah... :D
gravatar
4. nana
lho beli karena sedang diskon ya? :mrgreen:

btw, when will you write this review errr the summary in english?
gravatar
5. Wira
Waduwh.. buku2 yang ada aja masih terbengkalai, tp hmm.. keseringan baca buku leadership, kok lama2 jenuh juga. Intinya sih ya itu2 aja he3x.. pd dasarnya leadership tuh butuh jam terbang :-)
gravatar Doeljoni
29$ di Amazon, ato 120rb soft cover, diskon, di Gramed.

Wira
Pengalaman jelas menentukan. Yang bikin buku ini unik, yang disorot adalah sisi "compassion" seorang leader.
gravatar Asik asik! Hum... mulai hunting ah ebooknya... (maklum, belom ada duit untuk beli yang hardcopy... lagian susah juga nyarinya di Indonesia).
gravatar Loh mas... loh loh... kok aku dapat berita mengejutkan di blog saya... Kenapa pindah ke TxP?? Kenapa oh kenapa....?

:: wordpress die-hard fans soalnya hehehe ::
gravatar selamat datang andry my leader! :idea:
gravatar
10. mpokb
presiden kita baca ini gak? hehe.. empati bow, empati... :)
gravatar
11. Nofie

Bukan ide yang terlalu baru sebenarnya. Di Harvard Business Review beberapa waktu yang lalu, topik ini pernah dibahas.

Dan tidak terlalu berat juga sih. Apalagi kalau sebelumnya sering berkomunikasi dengan karya-karya Peter Drucker misalnya.

Your lovely comments, if you please.

Remember
 
Textile Help

this is not Spam.
   

Preview